Bertawadhu

Suatu saat, seorang bijak berkata kepada putranya: “Duhai putraku, jangan kau buang dan sia-siakan ⅔ dari agamamu.”

Sang putra menjawab: “Bagaimana mungkin aku membuang dan menyia-nyiakannya, sedangkan aku mendapatkannya begitu berat dan sulit?”

Sang bijak menjawab: “Ya, ketika kau bersikap tawadhu (rendah hati) kepada orang kaya hanya karena kekayaannya… Aku pernah membaca sebuah hadits Nabi saww yg berbunyi:

*_”مَن أتَى غَنِيّاً فَتَوِاضَع لِغِنَاهُ، فَقَد ذَهَبَ بِثُلُثَي دِينِه.”_*

*_(Barang siapa mendatangi seorang kaya, lalu dia bertawadhu karena kekayaannya, maka dia telah menghilangkan ⅔ agamanya)._*

Bayangkan, padahal tawadhu merupakan sebuah hal yg baik, tapi ketika di lakukan demi kekayaan seseorang, ia akan berakibat yg sedemikian dahsyatnya. Maka waspadalah duhai putraku, dan jagalah selalu pesan ayahmu ini.”

Mengapa Kudeta Militer Turki Gagal?

Mengapa Kudeta Militer di Turki gagal hanya dalam 5 jam ?

  1. Sebelum Erdogan muncul, belum ada sama sekali rakyat yang berkumpul turun ke jalan-jalan. Mereka semua hanya dalam posisi “menonton”.
    Kemudian tampillah Erdogan berbicara kepada rakyatnya melalui telepon, dan video/gambar ini segera tersebar, dimana sang pemimpin dengan jelas meminta rakyat untuk turun melawan kudeta. Situasi berubah 180 derajat, rakyat turun memenuhi jalan-jalan dan mengepung kendaran-kendaraan militer sehingga gagal digerakkan.
  2. Erdogan dan partainya mampu membangun loyalitas dan kepercayaan pada dirinya di dalam internal militer dan pemerintahan, ia memiliki pengaruh yang kuat dalam militer.
  3. Berlanjut dengan statemen-stateman dari pemimpin Turki, bahkan juga pihak oposisi, yang menjadikan rakyat semakin yakin bahwa jumlah kudeta adalah kelompok kecil yang bisa diatasi.
  4. kesimpulannya : Statemen tegas pemimpin yang memberikan arahan pada rakyat apa yg harus dilakukan + kokohnya militer yang mendukung legalitas pemerintahan + rakyat yang sadar dan peduli, serta kondisi perpolitikan yang penuh mendukung Erdogan dan negara, menjadikan kudeta ini gagal hanya dalam 5 jam saja.

02.24:
Helikopter sempat menembaki rakyat yang turun ke jalan di Bosphorous. Diberitakan ada yang tertembak. Belum bisa konfirmasi lebih lanjut. Ini sebelum helikopter diperintahkan untuk mundur.

02.17:
Komandan Korps Ke-3: Seluruh personel harus KEMBALI KE BARAK! Tinggalkan grup bandit ini segera. Seluruh tentara yang terlibat akan dihukum. Memberikan wewenang ke polisi untuk menindak.

02.13:
Seluruh media di Turki MENDUKUNG DEMOKRASI dan MENOLAK KUDETA.

02.09:
Komandan Pasukan Khusus Turki di tv: “Ini sekelompok BANDIT. Jaringan PENGECUT (menambahkan Gulenist)”

Media di Indonesia banyak YANG TELAT INFONYA! Bikin panik dengan berita yang sudah berubah drastis. Jangan ambil dari sumber lokal.

02.06:
Tertuduh utama aktor pendukung kudeta adalah para pendukung Gulenist.

02.01:
Pasukan Khusus Turki MENGAMBIL ALIH Kantor Berita Pemerintah di Ankara. Kudeta gagal.

02.00:
Masyarakat Turki berkumpul di TAKSIM untuk MERAYAKAN KEGAGALAN KUDETA. (foto)

01.57:
Masyarakat makin banyak yang ke jalan MENOLAK MARTIAL LAW.
Di Istanbul terdengar ledakan senjata api.

01.52:
Tentara Kudeta yang menduduki bandara Ataturk telah diamankan.

01.50:
Pemimpin Partai OPOSISI: Kami mendukung pemerintahan yang SAH. Kami tidak ingin kembali ke zaman KUDETA.

01.46:
Di jalan utama Vatan Caddesi, 4 tank telah berhasil dikeluarkan. Senjata yang ada di tangan tentara telah diamankan. Rilis resmi dari pemda Istanbul.

01.43:
Gelombang masyarakat Turki yang keluar rumah semakin membesar. Mereka mengarah ke lokasi yang diduduki sekelompok kecil militer.

01.41:
Seorang kolonel dan 3 tentara pendukung kudeta ditangkap kepolisian Istanbul.

01.40:
Di kantor-kantor pemerintahan yang diduduki kelompok kecil militer, mereka diusir oleh rakyat Turki. Tentara yang mendukung kudeta diarak keluar gedung.

01.37:
Angkatan Laut Turki TIDAK MENDUKUNG KUDETA.

01.35:
Di masjid-masjid dikumandangkan TAKBIR.

01.34:
Kudeta ini dilakukan oleh KELOMPOK KECIL MILITER. Militer Turki secara umum tidak melakukan kudeta dan TIDAK MENDUKUNG KUDETA. (sumber: tv)

01.31:
Pimpinan Tertinggi Militer Umit Dundar menyatakan Militer tidak mendukung kudeta.

01.29:
1) Kudeta ini dilakukan kelompok kecil militer.
2) Tidak semua Angkatan ikut serta, bahkan menolak.
3) Masyarakat Turki mayoritas menolak.
4) Para pimpinan politik, sekalipun oposisi ikut menolak kudeta.
5) Dicurigai dilakukan oleh pendukung “paralel yapı”.
6) Jembatan Bosphorous sudah dibuka kembali.
7) Ada tembakan dan ledakan.
8) Posisi krusial di Istanbul dan Ankara.

sumber : FB Dr. Ali Syalabi (pakar sejarah dan penulis buku-buku siroh)
Semoga kita bisa mengambil pelajaran